Sunday, March 14, 2010

Karikatur "Pesan Dalam Botol"

Penyampaian suatu kritik ataupun saran bisa melalui berbagai media, salah satunya berupa seni yaitu berupa gambar seperti yang terlihat diatas.

Karikatur atau Gambar ini mengisahkan suatu penderitaan masyarakat dikarenakan himpitan ekonomi yang kian memburuk, ditambah lagi dengan kaum kapitalis yang selalu berusaha menguasai berbagai bidang dan sumber daya, pembangunan modern dimana-mana.
Ketidakmampuan para orang tua untuk memberi makan anak-anaknya sudah mulai banyak dirasakan di negri ini, bahkan tidak sedikit juga ada yang ingin mengakhiri hidupnya. Tatkala perekonomian semakin memburuk terjadi krisis sumberdaya seperti bahan bakar mulai naik melambung tinggi, yang mengakibatkan semua kebutuhan pokok maupun tambahan ikut naik, karena kenaikannya begitu besar dan subsidi dari pemerintah dikurangi dan dananya dipergunakan untuk para warga yang dikategorikan tidak mampu, namun hal ini sangat rentan sekali akan penyaluran dana yang tidak tepat sasaran bahkan penduduk yang tidak mampu sebenarnya justru tidak mendapatkan apa yang seharusnya menjadi haknya. Semua seolah hanya tinggal harapan yang kosong.

Pembagian kompor dan tabung gas menjadi program kerja pemerintah guna membantu warga yang tidak mampu, hanya saja saat ini sebagian diantara mereka benar-benar tidak mampu membeli bahan bakar gas yang secara nominal lebih murah dari bahan bakar minyak yang melambung tinggi, apalah daya ketidakmampuan menuntut para masyarakat akhirnya memakai ranting dan batang pohon kering yang sudah dipotong – potong sebagai alternatif pemakaian bahan bakar, namun demikian tidaklah bisa berangsur lama dan tidak semua daerah memiliki sumber yang sama. Karena itu hal ini menjadi sebuah pekerjaan rumah para pemimpin bangsa ini, bagaimana para pemimpin dapat menyelesaikannya dengan sebaik mungkin.

Jeritan anak-anak tak lagi ada yang mendengarkan, para pemilik kekuasaan menutup mata dengan apa yang terjadi disekitar mereka, disaat masa berkembangnya anak-anak sangat membutuhkan makanan yang bergizi dan susu untuk perkembangan mereka, tetapi justru semuanya tak lagi bisa dipenuhi dengan baik, kemampuan para orang tua yang terbatas. Anak- anak menjerit dan menangis, kini keadaan perekonomian di negri ini butuh penyegaran dan kebangkitan, negri kita yang kaya akan sumber daya alam, yang bila diolah dengan benar dapat menghasilkan yang terbaik untuk perbaikan ekonomi yang lebih baik lagi. Dengan pesan ini harapan terwujudnya impian untuk hidup layak dapat terpenuhi dan tersampaikan bahwa ada sebuah kehidupan yang perlu diperhatikan dan butuh pertolongan.

Thursday, January 14, 2010

Susah Mencari Kerja ???

Penulisan karya Ilmiah Matakuliah Bahasa Indonesia 2 :

Susah Mencari Kerja ???

Sebenarnya apa yang kita lakukan setelah tamat sekolah? Ada dua jawaban terbesar yaitu banyak para anak sekolah yang memutuskan untuk langsung bekerja, Sebagian adapula yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan yang katanya demi sebuah karier dan pekerjaan yang lebih baik, dan beberapa jawaban kecil lainnya seperti langsung membina rumah tangga dan lain sebagainya.

Seberapa besarkah penduduk indonesia yang mampu untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi? Berhubung Indonesia sedang mengalami perkembangan terutama dalam perekonomian, apalagi saat ini mengalami konflik dalam dunia politik yang semakin pelik, yang bisa memicu kerusuhan yang berakibat fatal dalam perekonomian, sebagai jaminan para investor asing untuk menginvetasikan dananya aman. Kepercayaan para investor asing sangat diperlukan, apalagi pemerintah baru- baru ini sedang menggalakan visit indonesia. Dari segi pariwisata terutama, yang kemudian bisa menarik perhatian untuk memberikan dananya untuk di Investasikan.

Sebenarnya apa yang dicari oleh para pengusaha dalam hal ini pemberi kerja, tenaga yang terampil kah? Atau tenaga kerja yang sebenarnya sudah berpengalaman bertahun- tahun dalam hal ini kita sebut saja tenaga profesional yang berpengalaman, lalu dimanakah keberadaan seseorang yang baru saja memasuki dunia kerja tanpa mengetahui bagamana caranya memulai dalam pekerjaan yang ditemuinya, beruntung jika dalam sebuah perusahaan yaitu pemberi kerja begitu baik hati dalam memberikan kesempatan bagi mereka yang belum berpengalaman, baik yang baru selesai sekolah maupun kuliahnya. Dimana dalam sebuah perusahaan diadakan pelatihan-pelatihan kerja internal sebelum memasuki pekerjaan yang sebenarnya atau bisa juga dengan pelatihan-pelatihan kerja external yaitu karyawannya dikirim ke suatu badan pelatihan rekanan, untuk di latih dan di didik agar mampu mengerjakan pekerjaannya secara profesional.

Pembekalan sangatlah dibutuhkan agar memperoleh suatu harapan yang memuaskan, dalam keadaan khusus perusahaan bisa saja tidak melihat jenjang pendidikan tapi pengalamannya, akan tetapi untuk mempeoleh kehidupan yang layak ada baiknya selain pengalaman dan pengetahuan yang kita miliki, kita harus memiliki jenjang standar pendidikan, biasanya pola pikir sangatlah berpengaruh secara manajerial tapi belum tentu terhadap teknis.

Tidaklah sedikit para pemilik ijasah sarjana yang masih pengangguran, sebetulnya apakah penyebabnya dan apa yang terjadi, apakah karena mereka malas dalam mencari kerja, apakah mereka tidak seberuntung teman- teman sebayanya yang mungkin sudah memiliki posisi kedudukan yang sudah cukup tinggi, apakah sebenarnya yang menghambat mereka? Jawabannya hanya satu yaitu ketertarikan, mengapa ketertarikan? Harus ada sesuatu dalam diri kita yang sangat berharga dan bernilai di mata orang lain, baik dalam segi penampilan awalnya, kemudian visibilitas kemampuannya. Saat ini banyak terjadi peniruan hasil kerja orang lain, ini yang akhirnya akan menghambat dirinya untuk mendapatkan sesuatu yang terbaik. Kretivitas saat ini hanya bisa dimiliki oleh para seniman dan bukan para pekerja lainnya, padahal sedikit kretivitas dalam hidup kita itu sangat berpengaruh besar dalam kehidupan kita. Membuat sesuatu yang beda pada diri kita itu sangat penting.

Keunikan dalam diri kita yang tak bisa di lakukan orang lain, itulah yang sangat bernilai dan tak tergantikan. Tak perlu menguasai banyak kemampuan, fokuslah pada diri anda temukan sesuatu yang bisa anda lakukan dan anda miliki, bagaimana cara mengembangkan potensi yang ada sebaik dan semaksimal mungkin. Setiap orang memiliki batasan dalam kemampuan tetapi ingat setiap orang juga memiliki kelebihan pada akhirnya anda akan melihat bagaimana mudahnya memperoleh pekerjaan yang benar – benar sesuai dengan kemampuan yang anda miliki.